White Square Alliance
White Square Alliance (WSA), atau Aliansi Bujur Sangkar Putih, adalah organisasi kriminal rahasia yang didirikan oleh penyihir kuat bernama Lord Daxinom. Dengan ambisi besar untuk menaklukkan dunia dan menyatukannya di bawah satu kekuasaan sihir mutlak, Daxinom membangun WSA sebagai alat untuk mewujudkan visinya. Ia memburu manusia-manusia berbakat dari berbagai penjuru, terutama mereka yang memiliki kemampuan supranatural, kekuatan gaib, atau bakat luar biasa, lalu merekrut mereka menjadi anggota setia aliansinya. Di balik janji kekuatan dan kejayaan, para anggota sebenarnya hanyalah pion dalam rencana besar Daxinom untuk menciptakan era dominasi sihir yang tidak terbantahkan.
Di Nagari Batang, lokasi utama kisah ini berlangsung, WSA menjalin kerja sama dengan Kelompok Parewa, sindikat kriminal yang telah lama menguasai wilayah tersebut melalui intimidasi, kekerasan, dan teror. Kelompok Parewa menjadikan kawasan terpencil Bukit Mati sebagai markas mereka. Tempat itu dikenal masyarakat sebagai daerah angker yang diselimuti kabut tebal dan berbagai cerita misterius yang tak pernah terpecahkan. Jauh dari pengawasan warga, Bukit Mati menjadi pusat aktivitas gelap Parewa sekaligus basis operasi rahasia WSA untuk memperluas pengaruh mereka di Nagari Batang. Dari sanalah berbagai rencana jahat disusun, mengancam keamanan penduduk dan membuka jalan bagi ambisi besar Lord Daxinom untuk menguasai dunia.
asal-usul Daxinom:
Daxinom lahir sekitar 70–135 M di Levant, setelah kehancuran Yerusalem. saat itu adalah genosida besar besaran oleh penjajah Romawi di Yudea. keluarganya dibantai karena mempertahankan Monotheism (iman tauhid), maka setting paling cocok memang Levant pasca-era Nabi Isa, khususnya saat Romawi masih kuat. Daxinom mengembara mencari kerabat dan temannya yang masih hidup waktu itu hanya berempat, tiga temannya gemma, nalla dan rexa. Mereka berhasil selamat dari pengejaran lalu bertualang mencari nasib mereka. Sehingga akhirnya karena kesalehan mereka lalu menjadi wali. Lalu mendapatkan pengikut. justru pihak gelap datang menawarkan kekuatan “untuk membalas.” Daxinom mencuri codex sihir dan mempelajarinya diam diam. Setelah menyaksikan keluarganya dibantai, Daxinom kehilangan kepercayaan pada jalan lama.
Ia mencuri sebuah kitab rahasia.
Bukan Taurat utama—melainkan manuskrip terlarang:
ilmu nama-nama kuno
sihir pengikatan jiwa
ritual pemanggilan
penguncian umur
Kitab ini bisa menjadi asal kekuatan Daxinom. Dia memikirkan diluar logikanya “Jika Tuhan tidak menyelamatkan keluargaku, maka aku akan mengambil kekuatan sendiri.”





Komentar
Posting Komentar