Motif Lunar membaca fikiran Laila
misteri terbesar yang membuat Lunar terobsesi pada Laila.
Biasanya MEANGLE adalah alat investigasi yang hampir sempurna.
Ketika Lunar menginterogasi:
koruptor,
bandar narkoba,
agen rahasia,
pembunuh,
ia hanya membutuhkan beberapa detik hingga satu menit untuk menemukan inti informasi yang dicari.
MEANGLE bekerja seperti membuka lemari arsip.
Lunar memilih memori yang relevan, lalu menemukan jawaban.
Namun ketika berhadapan dengan Laila, mekanisme itu gagal.
Keanehan Pertama
Saat pertama kali mencoba membaca pikiran Laila, Lunar mungkin mengira:
"Dia hanya gadis biasa."
Tetapi setelah beberapa detik memasuki alam mental Laila, yang ia temukan justru sesuatu yang tidak lazim.
Bukan rahasia.
Bukan kebohongan.
Bukan trauma.
Melainkan terlalu banyak informasi.
Seolah-olah ia masuk ke sebuah perpustakaan raksasa yang tidak memiliki katalog.
Kapasitas Otak Laila
Akibat serum Amal Suganda, otak Laila berkembang secara tidak normal.
Bukan berarti IQ-nya sekadar lebih tinggi.
Melainkan struktur penyimpanan memorinya berbeda.
Misalnya:
Manusia normal:
melupakan sebagian besar pengalaman hidupnya,
hanya menyimpan informasi penting.
Laila:
mengingat hampir semua pengalaman,
menyimpan detail yang seharusnya sudah hilang,
menghubungkan informasi secara paralel.
Akibatnya saat MEANGLE masuk ke pikirannya, Lunar tidak menemukan satu ruangan.
Ia menemukan jutaan ruangan sekaligus.
Keanehan Kedua
Yang lebih mengganggu Lunar adalah bahwa informasi yang muncul selalu tidak relevan.
Ia mencari:
"Apa sebenarnya hubungan Laila dengan Farhis?"
Tetapi yang muncul justru:
suara hujan masa kecil,
halaman buku sekolah,
warna langit suatu sore,
aroma tanah setelah hujan,
hafalan Al-Qur'an,
percakapan yang terjadi bertahun-tahun lalu.
MEANGLE terus tersesat.
Seolah pikiran Laila memiliki mekanisme pertahanan alami.
Mengapa Lunar Menjadi Terobsesi?
Karena dalam kariernya, Lunar tidak pernah gagal membaca seseorang.
Semua target akhirnya terbuka.
Tetapi Laila berbeda.
Semakin sulit dibaca.
Semakin Lunar penasaran.
Awalnya profesional.
Lalu berubah menjadi pribadi.
Kebenaran yang Tidak Disadari Lunar
Yang menarik adalah kemungkinan bahwa Laila sebenarnya tidak sedang menyembunyikan apa pun.
Ia hanya memiliki pikiran yang terlalu luas.
Bayangkan seseorang mencari satu halaman tertentu di perpustakaan yang berisi miliaran buku.
Halaman itu ada.
Tetapi menemukan halaman tersebut membutuhkan waktu yang luar biasa lama.
Tragedi Besarnya
Karena rasa penasaran itu, Lunar terus mencoba.
Sekali.
Dua kali.
Puluhan kali.
Setiap kali masuk ke pikiran Laila, otaknya menerima beban informasi yang semakin besar.
Ia mulai mengalami:
migrain,
mimisan,
kehilangan fokus,
gangguan tidur.
Tetapi tetap melanjutkan.
Karena ia merasa ada sesuatu yang sangat penting tersembunyi di sana.
Dan memang ada.
Ironi Ceritanya
Yang dicari Lunar sebenarnya sangat sederhana.
Bukan rahasia negara.
Bukan kode senjata.
Bukan identitas musuh.
Melainkan:
"Apa yang sebenarnya dirasakan Laila terhadap Farhis?"
Namun untuk menemukan satu jawaban sederhana itu, Lunar harus menembus lautan kenangan, pengalaman, dan emosi yang tersimpan dalam pikiran Laila yang telah dimodifikasi serum sejak kecil.
Pada akhirnya, bukan rahasia itu yang menghancurkan Lunar.
Melainkan proses pencariannya.
Semakin ia berusaha memahami Laila, semakin besar kerusakan yang dialami otaknya. Dan ketika akhirnya ia memperoleh jawaban yang dicari, harga yang harus dibayar ternyata jauh lebih mahal daripada yang pernah ia bayangkan.
Komentar
Posting Komentar